Humas Polres Halsel – Bhabinkamtibmas Desa Gorup, Polsek Pulau Makian, Polres Halmahera Selatan, Aipda Arman Fachrudin menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap II Tahun 2026 kepada masyarakat di kantor desa, Selasa (15/9/2026). Kegiatan tersebut turut dimanfaatkan untuk memberikan sosialisasi mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat penerima bantuan.
Kegiatan dihadiri Camat Pulau Makian Ade Rahmat Abdul Rajak, S.Sos., Kepala Desa Dalam Mahmud Iksan, Ketua BPD Buhari Bahrudin, Bhabinkamtibmas Desa Gorup Aipda Arman Fachrudin, staf desa, serta masyarakat penerima BLT.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan kepada sebanyak sembilan orang penerima. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp1.800.000 untuk periode enam bulan, terhitung mulai Juli hingga Desember 2026.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan dengan aman dan tertib. Selain melakukan pemantauan, Bhabinkamtibmas juga terus membangun komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Bhabinkamtibmas bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa memberikan sosialisasi mengenai pencegahan Karhutla kepada para penerima BLT. Masyarakat diingatkan agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, terutama kegiatan pembukaan lahan dengan cara membakar yang dapat berpotensi menyebabkan kebakaran meluas.
Masyarakat juga diharapkan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan kepada pihak berwenang.
Kasi Humas Polres Halmahera Selatan, Ipda Hermansyah, menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam berbagai kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan kepolisian sekaligus sarana untuk mempererat komunikasi dengan warga.
“Bhabinkamtibmas terus didorong untuk hadir di tengah masyarakat, baik dalam kegiatan pemerintahan desa maupun kegiatan sosial. Selain menjaga keamanan, kehadiran tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, termasuk pencegahan Karhutla,” ujar Ipda Hermansyah.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran. Apabila terjadi kebakaran atau ditemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan Karhutla, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun kepolisian.



















