Bijak Bermedia Sosial, Polda Maluku Utara Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Literasi Digital

Blog13 Views

Polda Maluku Utara melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) terus mengintensifkan edukasi literasi digital kepada masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Temu Netizen bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun (Unkhair) Kelurahan Kayu Merah yang mengusung tema “Literasi Digital: Bijak dan Cerdas dalam Bersosial Media”, di Kantor Lurah Kayu Merah, Kota Ternate, Rabu (8/7).

Kegiatan dipimpin oleh Pamin II Subbagrenmin Bidhumas Polda Maluku Utara IPTU Zulkifli Kodja, S.H., serta dihadiri Kepala Seksi Pelayanan Umum Kelurahan Kayu Merah Asriani Abdurrahman, S.E., personel Subbid Penmas, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kayu Merah, Duta Humas Polda Malut, dan Mahasiswa KKN Unkhair.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memanfaatkan media sosial secara positif, mengenali dampak positif dan negatif dunia digital, serta meningkatkan kesadaran untuk lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Materi yang disampaikan juga menyoroti bahaya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta konsekuensi hukum bagi setiap orang yang dengan sengaja menyebarkan informasi bohong melalui media elektronik. Edukasi ini diharapkan mampu membentuk masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Hadi Poerwanto, S.I.K., CPHR., CBA., mengatakan bahwa literasi digital merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di era digital.

“Media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, masyarakat harus memiliki kemampuan untuk memilah informasi, tidak mudah percaya terhadap isu yang belum jelas kebenarannya, serta tidak ikut menyebarkan konten yang dapat menimbulkan keresahan maupun perpecahan,” ujarnya.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menciptakan ruang digital yang sehat.

Mahasiswa diharapkan mampu menjadi contoh di lingkungan sekitarnya dengan mengedepankan etika, kesantunan, serta tanggung jawab dalam setiap aktivitas di media sosial.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan media sosial sebagai sarana berbagi informasi yang bermanfaat, mempererat persaudaraan, dan mendukung pembangunan. Mari bersama-sama melawan hoaks, ujaran kebencian, serta berbagai bentuk penyalahgunaan media sosial demi menjaga persatuan dan keamanan di Maluku Utara,” tegasnya.

Polda Maluku Utara akan terus melaksanakan kegiatan edukasi melalui program Temu Netizen sebagai bentuk pendekatan humanis Polri dalam meningkatkan kesadaran hukum dan literasi digital masyarakat, sehingga tercipta ruang digital yang aman, produktif, dan kondusif.

Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara 9 Juli 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *