Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Gane Barat Terjun Langsung Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani

Blog21 Views

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Gane Barat Terjun Langsung Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani

Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan pemerintah, Polsek Gane Barat turut serta dalam kegiatan penanaman perdana jagung hibrida di Desa Moloku, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Rabu (5/2) kemarin. Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara aparat kepolisian dengan kelompok tani setempat.

Kapolsek Gane Barat, Ipda Ruslan Anwar, menyampaikan bahwa keterlibatan Polri merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah di sektor pertanian sekaligus upaya mempererat kemitraan dengan masyarakat.

“Polri hadir untuk memastikan program pembangunan, khususnya di sektor pertanian, berjalan dengan baik. Ini adalah dukungan nyata Polsek Gane Barat terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek menyampaikan harapan dan dukungannya bagi para petani. “Kami berharap hasil panen kali ini maksimal dan dapat meningkatkan kesejahteraan warga di sini. Kami yakin, apabila masyarakat sejahtera, angka kejahatan akan turun drastis,” imbuhnya.

Kapolsek mengapresiasi langkah petani Desa Moloku yang menanam jagung hibrida, yang sejalan dengan program Pemerintah. Ia juga menegaskan dukungannya tidak berhenti di tahap penanaman.

“Polri, khususnya Polsek Gane Barat, siap mendampingi mulai dari tanam hingga pascapanen. Kami juga berkomitmen membantu memfasilitasi akses pemasaran, misalnya ke Perum Bulog, agar harga stabil dan hasil panen petani terserap dengan baik,” tegasnya.

Dukungan konkret kepolisian ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari kelompok tani setempat. Kehadiran Polri di tengah sawah memberikan motivasi dan rasa aman bagi para petani.

Bersama Kelompok Tani Desa Moloku, sebanyak 5 kilogram benih jagung hibrida varietas Syngenta NK306 berhasil ditanam di lahan seluas satu hektare milik desa. Melalui ketua kelompok tani, Kepala Desa Moloku, Bapak Yahya Asagaf, menyampaikan bahwa dengan perawatan optimal, hasil panen diperkirakan dapat mencapai 3 ton pada Juni 2026.

Kegiatan gotong royong ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, serta mendorong percepatan terwujudnya ketahanan pangan di tingkat daerah.

Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 5 Februari 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *