Kapolda Maluku Utara Dorong Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja Lokal melalui Program Poliran

Blog49 Views

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H., melaksanakan program Quick Wins Kapolri bertajuk Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) guna mewujudkan ruang publik yang aman sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal. Kegiatan berlangsung di Aula Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPVP Ternate, Direktur Samapta Polda Maluku Utara, Direktur Binmas Polda Maluku Utara, Kepala SPN Polda Maluku Utara, serta sejumlah peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Kepala BPVP Ternate Eka Cahyana Adi, S.Pd., M.M., menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Malut beserta rombongan atas kesempatan berdiskusi di BPVP Ternate. Ia menegaskan bahwa BPVP memiliki tugas meningkatkan kompetensi dan keterampilan masyarakat melalui berbagai program pelatihan vokasi dan produktivitas.

“Kebutuhan dunia kerja saat ini terus berkembang, sehingga masyarakat harus memiliki kemampuan yang adaptif sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelatihan tidak hanya dilaksanakan di balai, tetapi juga dapat dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak dan dilaksanakan langsung di lokasi masyarakat yang membutuhkan. BPVP juga membuka peluang kerja sama dalam pelaksanaan berbagai pelatihan, termasuk bagi masyarakat yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Program pelatihan tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya meningkatkan keterampilan sehingga masyarakat dapat kembali memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” katanya.

Selain itu, BPVP memiliki berbagai program pelatihan yang dapat disesuaikan dengan potensi daerah dan kebutuhan masyarakat, termasuk bidang pertanian, budidaya, kuliner, dan keterampilan lainnya. Ia juga menegaskan keterbukaan untuk bekerja sama dengan berbagai instansi, termasuk Kepolisian, melalui pelibatan praktisi maupun tenaga yang memiliki kompetensi di bidang tertentu.

“Untuk wilayah Maluku Utara, kami siap mendukung pelaksanaan pelatihan di berbagai kabupaten dan kota. Pelatihan dapat dilaksanakan secara fleksibel, termasuk melalui metode pelatihan di lokasi atau tempat kerja, sehingga masyarakat tidak harus selalu datang ke balai pelatihan,” jelasnya.

Dengan pola tersebut, diharapkan pelatihan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan peningkatan keterampilan dan kompetensi untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha. Ia berharap kerja sama ini terus ditingkatkan dan menjadi wadah bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Sementara itu, Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H., dalam arahannya menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, masyarakat harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.

“Kita perlu membangun kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan Kepolisian. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat mengembangkan kewirausahaan, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Kapolda menambahkan, pembangunan ekonomi juga harus berjalan bersama dengan pembangunan sosial dan keamanan. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama mencegah berbagai persoalan sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba, yang dapat merusak generasi muda dan mengganggu produktivitas masyarakat.

“Masyarakat yang aman dan kondisi ekonomi yang baik merupakan dua hal yang saling berkaitan. Karena itu, mari kita ciptakan lingkungan yang aman, produktif, dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkembang,” pungkasnya.

Ia berharap kerja sama ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja. Kolaborasi harus terus dilakukan, khususnya dalam meningkatkan keterampilan masyarakat dan membuka peluang kerja bagi tenaga kerja lokal.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dunia usaha, lembaga pendidikan dan pelatihan, serta seluruh komponen masyarakat harus bersama-sama mengambil peran. Mari kita manfaatkan potensi yang dimiliki Maluku Utara dengan sebaik-baiknya. Kita dorong masyarakat agar semakin terampil, mandiri, dan mampu bersaing, sehingga pembangunan daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tandasnya.

Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara 22 Oktober 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *