Panen Melon Hidroponik, Kapolda Malut Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Terbatas

Blog18 Views

Polda Maluku Utara terus mendorong pemanfaatan lahan terbatas menjadi sumber pangan sekaligus peluang ekonomi. Hal itu ditunjukkan melalui panen perdana melon hidroponik di Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Lapangan Catur Prasetya Polda Maluku Utara, Rabu (16/9/2026).

Kapolda Maluku Utara Irjen. Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H., turun langsung memanen melon bersama para Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku Utara, Kapolres jajaran dan Bhayangkari. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.

Budidaya melon tersebut dikembangkan melalui sistem hidroponik di dalam greenhouse dengan memanfaatkan lahan yang relatif terbatas. Program ini juga terlaksana melalui kerja sama Polda Maluku Utara dengan Bank Mandiri.

Kapolda Maluku Utara mengatakan, panen perdana tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi contoh bahwa lahan terbatas tetap dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan komoditas pangan.

“Ini menjadi contoh untuk memotivasi anggota maupun masyarakat. Dengan lahan yang minim, kita bisa memaksimalkan tanaman buah-buahan maupun sayur-sayuran, sehingga nantinya bisa menambah penghasilan bagi anggota dan masyarakat,” ujar Kapolda.

Ia pun mengajak masyarakat Maluku Utara untuk melihat budidaya hidroponik sebagai salah satu peluang yang dapat dikembangkan dari lingkungan rumah masing-masing.

Menurutnya, keberhasilan budidaya hidroponik membutuhkan ketekunan dan kemauan untuk belajar. Karena itu, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari program tersebut diharapkan dapat terus ditularkan kepada personel maupun masyarakat.

“Saya berharap masyarakat bisa ikut mengembangkan pola hidroponik ini. Potensinya cukup bagus di Maluku Utara dan mudah-mudahan bisa ditiru serta diikuti seluruh masyarakat,” katanya.

Dalam panen perdana tersebut, Polda Maluku Utara berhasil memanen enam varian melon. Empat varian di antaranya turut dicicipi dalam kegiatan tersebut dan mendapatkan respons positif dari para peserta.

Kapolda menilai hasil tersebut menunjukkan bahwa budidaya melon hidroponik memiliki peluang untuk dikembangkan lebih luas, termasuk dari sisi pemasaran.

“Kalau ini bisa kita kembangkan, tentunya pasar juga berpeluang menerima hasilnya. Nanti kalau sudah berkembang, kita akan terus sosialisasikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Selain produktivitas, kualitas buah juga menjadi perhatian. Kapolda menyebut melon yang dipanen memiliki rasa yang manis karena tanaman dibudidayakan dalam greenhouse yang membantu mengurangi gangguan hama.

“Rasanya luar biasa, manis sekali. Karena area tanamnya kita tutup, sehingga lebih terbebas dari hama,” tuturnya.

Panen perdana melon hidroponik ini sekaligus menjadi langkah Polda Maluku Utara dalam mengembangkan Pekarangan Pangan Lestari sebagai ruang produktif yang dapat mendukung ketahanan pangan, memberikan nilai tambah ekonomi, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal.

Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara 16 September 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *