Pemeriksaan Kesehatan Tahap I Calon Bintara Polri Tahun 2026 di Maluku Utara Selesai, 84 Persen Peserta Dinyatakan Lulus ke Tahap Selanjutnya

Blog21 Views

Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara telah menyelesaikan pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I bagi calon siswa Bintara Polri dalam rangka Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung selama 12 hari ini diikuti oleh 1.740 peserta.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Ali Wardana, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan dilaksanakan mulai hari Minggu, 12 April 2026, hingga Kamis, 23 April 2026. Pelaksanaan kegiatan bertempat di dua lokasi, yakni Aula Kantor Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara dan Aula Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara.

Dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tahap satu ini meliputi berbagai aspek, di antaranya pemeriksaan kondisi fisik umum, hingga deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan yang dapat mempengaruhi kinerja calon anggota Polri di masa depan.

Berdasarkan data hasil kegiatan, jumlah total peserta Bintara Polri yang mengikuti Rikkes Tahap I sebanyak 1.740 orang dengan rincian sebagai berikut:
– Bintara Kemampuan SPKT: 1.621 orang (1.380 pria, 241 wanita)
– Bintara Intelijen: 72 orang (62 pria, 10 wanita)
– Bintara Rekpro: 5 orang (5 pria)
– Bintara Bakomsus: 12 orang (6 pria, 6 wanita)
– Bintara Polair: 30 orang (30 pria)

Dari keseluruhan peserta, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebanyak 1.457 orang (84 persen) dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), yang terdiri dari 1.250 pria dan 207 wanita. Sementara itu, sebanyak 283 orang (16 persen) dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), dengan rincian 233 pria dan 50 wanita.

Karo SDM Polda Malut, Kombes Pol. Ali Wardana, S.H., S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi yang wajib diikuti oleh seluruh peserta calon Bintara Polri. Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu tahapan penting guna memastikan para calon anggota Polri memiliki kondisi fisik yang prima serta memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan oleh institusi.

Lebih lanjut, Karo SDM memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) serta menjunjung tinggi prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Ia juga menekankan pentingnya integritas panitia dan objektivitas dalam setiap tahapan seleksi.

“Seleksi ini harus benar-benar dilaksanakan secara transparan dan objektif. Tidak boleh ada praktik yang mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” tegas Karo SDM.

Polda Maluku Utara berkomitmen untuk terus menghasilkan sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas melalui proses seleksi yang ketat, transparan, dan akuntabel.

Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 25 April 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *