Peringatan Tsunami Resmi Berakhir Paska Gempa 7,1 Magnitudo, Kapolres Halsel Imbau Masyarakat Tetap Tenang.

Blog61 Views

Humas Polres Halsel – Sejak pagi, gempa yang berpusat di laut sekitar 129 kilometer tenggara Bitung, sempat memicu kepanikan sejumlah wilayah di Maluku Utara seperti Ternate, Tidore Kepulauan, Halmahera Barat dan Halmahera Selatan.

Gempa bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Maluku Utara Sekitar Pukul 06.47 Wit, Kamis (02/04/26) sempat ditetapkan berpotensi Tsunami, namun 5 jam paska Gempa terjadi, BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate resmi mencabut status potensi Tsunami di Wilayah Maluku Utara.

Hal tersebut resmi disampaikan langsung oleh Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Bapak Hermizal.

“Masyarakat yang ingin kembali ke tempat tinggalnya sudah diperbolehkan, namun tetap memperhatikan kondisi fisik bangunan, paska Gempa” Ujar Hermizal.

Kapolres Halsel, AKBP Hendra Gunawan, S.H., S.I.K., M.M., sempat melaksanakan pengecekan langsung terkait perkembangan situasi Gempa di Kab. Halsel dengan mengunjungi kantor BMKG Halmahera Selatan.

Melalui Kasi Humas Polres Halsel IPDA Hermansyah, Kapolres Halsel menghimbau agar Masyarakat Kab. Halsel tetap tenang namun waspada dengan setiap Perkembangan Situasi Gempa di Kab. Halsel, ia juga menambahkan agar Masyarakat tidak terpengaruh dengan informasi HOAX yang dapat memicu kepanikan.

 

“Potensi Tsunami Telah Resmi dicabut oleh BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Masyarakat dihimbau untuk kembali beraktifitas dengan normal dan tidak terpengaruh dengan berita bias yang tidak jelas, terkait dengan Perkembangan Situasi Gempa di Wilayah Kab. Halsel, warga diharapkan peka dengan situasi, namun tetap tenang dan tidak mudah panik”. Imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *