Polda Maluku Utara menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 di Lantai 6 Muara Hotel Ternate, Senin (24/8) kemarin. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat utama dan perwakilan operator satuan kerja (satker) di lingkungan Polda Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Kapolda melalui Karo Rena menyampaikan bahwa perencanaan yang matang merupakan fondasi utama bagi keberhasilan organisasi. “Organisasi yang besar harus bergerak berdasarkan arah yang jelas, fondasi yang kuat, dan perencanaan yang terukur. Ketiga pilar ini menjadi dasar dalam penyusunan program yang efektif dan efisien,” ujarnya.
Ia juga menekankan perlunya seluruh jajaran perencanaan untuk menerjemahkan kebijakan pimpinan ke dalam program yang realistis dan memiliki indikator keberhasilan yang jelas. “Setiap program harus memiliki keterkaitan dengan sasaran strategis organisasi, kebutuhan satuan kerja, dan karakteristik wilayah Maluku Utara,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar setiap satuan kerja mampu memilah program yang bersifat wajib (_must have_) dan program pendukung (_nice to have_), dengan tetap berpedoman pada prinsip _money follow programme_. Aspek pengendalian dan evaluasi kinerja juga ditekankan sebagai bagian tak terpisahkan dari proses perencanaan.
“Kedepankan akuntabilitas, transparansi, dan integritas. Perencanaan harus berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan, bukan berdasarkan keinginan atau asumsi tanpa dasar,” tegasnya.
Apresiasi juga disampaikan kepada empat satuan kerja kewilayahan yang telah meraih penghargaan dari Kapolri dalam bidang reformasi birokrasi dan pelayanan publik, yaitu Polresta Tidore, Polres Halmahera Utara, Polres Halmahera Barat, dan Polres Pulau Morotai.
“Pertahankan apa yang sudah baik dan jadikan ini sebagai motivasi bagi satuan kerja lainnya,” pesannya.
_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 25 Agustus 2026_















