Polres Ternate Perkuat Langkah Preventif, Warga Diimbau Waspadai Ancaman Karhutla

Blog17 Views

Berawal dari api kecil, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat meluas dan menimbulkan dampak besar bagi lingkungan serta masyarakat. Mengantisipasi hal tersebut, Polres Ternate memperkuat langkah pencegahan melalui patroli, edukasi, dan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran.

Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kebakaran tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan, aktivitas warga, perekonomian, serta keselamatan masyarakat.

“Karhutla merupakan ancaman yang harus kita cegah bersama. Kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam meminimalisir terjadinya kebakaran. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu munculnya api,” ujar Kapolres Ternate.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Polres Ternate adalah aktivitas pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar. Api yang awalnya kecil dapat dengan mudah meluas ketika kondisi lahan kering dan angin cukup kencang, sehingga berpotensi membahayakan kawasan perkebunan hingga permukiman warga.

Untuk itu, masyarakat diimbau memilih cara yang lebih aman dalam membersihkan lahan dan kebun serta menghindari pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Jangan sampai karena kelalaian maupun kesengajaan menyebabkan kerugian bagi banyak pihak. Masyarakat harus memahami dan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku terkait pembakaran hutan dan lahan,” tegas AKBP Anita Ratna Yulianto.

Selain larangan melakukan pembakaran sembarangan, masyarakat juga diingatkan agar tidak membuang puntung rokok di area terbuka, memastikan api benar-benar padam setelah beraktivitas, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, jajaran Polres Ternate terus meningkatkan patroli di wilayah rawan karhutla, melaksanakan sambang ke permukiman dan kawasan perkebunan, serta memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat mengenai bahaya dan langkah pencegahan kebakaran.

Upaya tersebut diperkuat melalui koordinasi dan sinergi bersama TNI, BPBD, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya guna mengantisipasi potensi karhutla dan mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.

Kapolres Ternate juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center Polri 110 sebagai saluran resmi pelayanan dan pelaporan masyarakat kepada kepolisian.

“Apabila masyarakat melihat adanya titik api atau kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian, segera laporkan. Informasi yang cepat sangat membantu petugas melakukan tindakan awal agar kebakaran tidak meluas,” ujar AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H.

Polres Ternate menegaskan bahwa pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Dengan kepedulian dan kesadaran sejak dini, potensi kebakaran dapat dicegah sehingga lingkungan tetap terjaga dan aktivitas masyarakat berlangsung aman dan nyaman.

_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 18 September 2026_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *