Polri Melayani dengan Hati, Polisi Bersama Masyarakat, Polres Pulau Taliabu Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Karhutla

Blog35 Views

Kepolisian Resor (Polres) Pulau Taliabu menyalurkan bantuan sosial berupa makanan dan minuman kepada warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Rabu (7/10).

Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Kapolres Pulau Taliabu AKBP Adnan Wahyu Kashogi, S.I.K., M.H., bersama personel sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak akibat kebakaran yang masih terjadi di sejumlah kawasan perkebunan warga.

Kapolres Pulau Taliabu AKBP Adnan Wahyu Kashogi, S.I.K., M.H., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak karhutla. Menurutnya, di tengah situasi kebakaran yang masih berlangsung, masyarakat membutuhkan dukungan dan perhatian, khususnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak karhutla mendapatkan perhatian dan dukungan. Bantuan makanan dan minuman ini merupakan bentuk kepedulian Polres Pulau Taliabu kepada warga, sekaligus wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi seperti ini,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, Polres Pulau Taliabu bersama seluruh unsur terkait akan terus mendukung upaya penanganan karhutla, baik melalui pemadaman, pendinginan, pemantauan maupun langkah-langkah lain untuk mencegah api meluas.

Penyaluran bantuan makanan dan minuman tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama proses penanganan kebakaran berlangsung. Kehadiran personel di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya kepolisian memastikan kondisi dan kebutuhan warga terdampak tetap mendapatkan perhatian.

Sementara itu, berdasarkan perkembangan situasi hingga Rabu (7/10), kebakaran masih terjadi di wilayah Desa Salati, Kecamatan Taliabu Barat Laut. Terdapat empat titik api yang berada di kawasan perkebunan cengkeh masyarakat, yakni Gunung Gabungan, Gunung Manatahan, Gunung Dusun, dan Gunung Pasir Putih.

Selain di Desa Salati, dua titik api juga terpantau di wilayah Desa Nggele. Kondisi angin yang cukup kencang menyebabkan api berpotensi menjalar ke kawasan perkebunan warga sehingga upaya pemadaman dan pendinginan terus dilakukan.

Dalam penanganan karhutla tersebut, personel gabungan secara bergantian melakukan pemadaman di lokasi yang masih terdapat api maupun bara. Petugas juga terus melakukan pemantauan untuk mencegah api meluas ke area perkebunan dan permukiman masyarakat.

Luas lahan yang terbakar di wilayah Desa Salati diperkirakan mencapai 42,5 hektare dengan jumlah tanaman cengkeh yang terdampak sekitar 3.826 pohon.

Kebakaran juga berdampak terhadap fasilitas pelayanan air bersih masyarakat. Pipa PDAM Desa Salati mengalami gangguan sehingga aliran air bersih kepada masyarakat terhenti sejak Selasa malam.

Polres Pulau Taliabu bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan penanganan karhutla sekaligus memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat terdampak. Upaya pemadaman, pendinginan, pemantauan, serta bantuan sosial dilakukan secara berkelanjutan hingga situasi benar-benar aman.

_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara 7 Oktober 2026_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *