Wakapolda Malut Buka FGD Kepemimpinan Nasional, Dorong Pengaduan Masyarakat Terintegrasi

Blog14 Views

HUMAS POLDA MALUT – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum., membuka Focus Group Discussion (FGD) Kepemimpinan Nasional Tingkat I Angkatan LXVII Tahun 2026 di Aula Patriatma Ditlantas Polda Maluku Utara, Jumat (21/8/2026).

FGD mengangkat tema “Transformasi Pengelolaan Pengaduan Masyarakat melalui Sentra Pelayanan Dumas Terintegrasi Berbasis Kolaborasi Stakeholder untuk Mewujudkan Institusi Polri yang Efektif, Akuntabel, dan Responsif.”

Kegiatan tersebut dihadiri Irwasda Polda Maluku Utara Kombes Pol. Andrie Rondonuwu, S.I.K., M.Si., AKM Tk III Polda Maluku Utara, sejumlah pejabat utama Polda Maluku Utara, para Kasiwas Polres/Ta jajaran, serta peserta dan tamu undangan yang tergabung dalam forum diskusi.

Dalam sambutannya, Wakapolda yang bertindak sebagai mentor mengatakan FGD menjadi ruang untuk bertukar informasi, menyampaikan gagasan, dan memberikan masukan konstruktif terkait pelaksanaan tugas serta pelayanan kepolisian.

Menurut Wakapolda, diskusi tidak sekadar menjadi tempat menyampaikan pandangan. Forum tersebut perlu menghasilkan gagasan yang relevan untuk bahan evaluasi dan perbaikan pelaksanaan tugas Polri.

“Melalui forum ini, saya berharap seluruh peserta dapat berpartisipasi secara aktif dan terbuka, sehingga hasil diskusi dapat memberikan manfaat serta menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut,” kata Wakapolda.

Wakapolda juga meminta peserta mengikuti seluruh rangkaian diskusi secara terbuka dan bertanggung jawab. Setiap pandangan diharapkan dapat memperkaya pembahasan, memperkuat sinergi, serta memberi manfaat bagi peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Irwasda Polda Maluku Utara selaku Project Leader mengatakan FGD perlu dilaksanakan secara terarah, objektif, terbuka, dan konstruktif. Setiap peserta diharapkan memiliki ruang yang cukup untuk menyampaikan pandangan berdasarkan bidang tugas dan pengalaman masing-masing.

Forum tersebut diharapkan menghasilkan kesamaan persepsi dan rekomendasi yang tepat serta dapat diterapkan. Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan pendalaman materi dan pertukaran gagasan antarpeserta sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, evaluasi kinerja, dan pelayanan Polri yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *